Nama asesmen sering digunakan seolah seluruhnya menjawab pertanyaan yang sama. Sebelum memilih tes tambahan, tentukan informasi yang dibutuhkan dan cara hasilnya akan digunakan. Dalam Rekrud, kategori perilaku, preferensi, dan skenario kerja dibedakan dari tes kemampuan dasar.
Perilaku dan preferensi sebagai bahan percakapan
Rekrud menyediakan gaya perilaku berbasis kerangka DISC dan preferensi empat pasangan yang dikenal melalui MBTI. Keduanya merupakan asesmen internal, bukan instrumen resmi DISC atau MBTI dan belum terstandar. Gunakan respons sebagai bahan percakapan tentang kecenderungan bekerja. Hindari membuat diagnosis, menetapkan karakter permanen, atau menganggap profil tertentu cocok untuk semua pekerjaan.
SJT untuk membahas situasi kerja
SJT menyajikan skenario kerja dan pilihan respons. HRD perlu meninjau apakah konteksnya berkaitan dengan posisi yang dibuka. Jawaban dapat menjadi awal pertanyaan tentang alasan, pilihan tindakan, dan pengalaman menghadapi situasi serupa. Informasi yang diperoleh sebaiknya diperiksa bersama wawancara dan bukti keterampilan, bukan diartikan sebagai gambaran lengkap perilaku nyata.
Periksa paket dan kebutuhan lowongan
Pro dan Platinum dapat mengaktifkan kategori bawaan tambahan: 24 pernyataan perilaku, 40 pernyataan preferensi, dan 12 skenario SJT. Jumlah awal tersebut tidak membuktikan validitas instrumen. Basic menyediakan Numerik, Penalaran, dan Ketelitian. Pemilihan kategori pada lowongan sebaiknya mengikuti rencana evaluasi yang sudah disepakati tim HRD.
Kenali batas informasi yang tersedia
Profil perilaku dan preferensi di Rekrud tidak menentukan kelulusan otomatis. Jika perusahaan memerlukan asesmen psikologis profesional, gunakan instrumen dan tenaga yang sesuai. Bacalah pedoman penggunaan tes untuk memahami pertanyaan yang perlu diajukan kepada penyedia asesmen, termasuk tujuan penggunaan, bukti teknis, dan cara interpretasi yang memadai.
Contoh penerapan di perusahaan
Jika respons profil menunjukkan preferensi bekerja dengan arahan yang jelas, gunakan wawancara untuk meminta pengalaman ketika instruksi berubah. Dengarkan contoh situasi, tindakan, dan cara kandidat mencari kejelasan. Jangan langsung menyimpulkan bahwa ia tidak mampu bekerja mandiri. Respons asesmen dan contoh pengalaman dapat berbeda karena konteks yang tidak sama. Tugas HRD adalah mendalami informasi yang relevan bagi posisi, bukan mencari pembenaran atas satu label profil.
Checklist untuk tim Anda
- Tujuan setiap kategori dipahami.
- Instrumen internal tidak disebut tes resmi.
- Profil tidak dijadikan satu-satunya dasar penerimaan.
Bacaan lanjutan
International Test Commission — Guidelines on Test Use ↗Sesuaikan pembahasan dengan konteks pekerjaan dan kebutuhan perusahaan Anda.
Terapkan alurnya di Rekrud
Pelajari aplikasi psikotes untuk melihat kaitannya dengan proses perusahaan. Anda juga dapat berkonsultasi dengan pengelola sebelum mulai menggunakan aplikasi.

