Wawancara mudah melebar jika pewawancara hanya mengikuti percakapan spontan. Struktur membantu tim kembali pada informasi yang dibutuhkan posisi. Mulailah dari kriteria pekerjaan, lalu tentukan pertanyaan dan cara mencatat bukti sebelum bertemu kandidat.
Gunakan kompetensi yang berkaitan dengan pekerjaan
OPM menjelaskan wawancara terstruktur sebagai metode untuk meninjau kompetensi terkait pekerjaan melalui pertanyaan sistematis tentang pengalaman atau situasi hipotetis. Perusahaan dapat membaca panduan tersebut untuk merancang proses internal. Pilih beberapa kompetensi utama; jangan menambahkan pertanyaan hanya karena terdengar sulit atau umum digunakan dalam wawancara.
Siapkan pertanyaan inti yang konsisten
Tanyakan contoh pengalaman yang relevan, tindakan kandidat, dan hasil yang dapat dijelaskan. Gunakan pertanyaan tindak lanjut untuk memperjelas konteks. Untuk kandidat pada posisi yang sama, pertanyaan inti dan cara mencatat penilaian perlu konsisten. Konsistensi tidak berarti menghentikan percakapan, melainkan memastikan informasi utama tetap diperoleh.
Catat bukti sebelum membahas kesan
Bedakan hal yang dikatakan atau ditunjukkan kandidat dari kesan pribadi pewawancara. Catatan seperti menjelaskan tiga langkah pemeriksaan data lebih berguna daripada sekadar terlihat meyakinkan. Sepakati acuan penilaian sebelum wawancara. Bila terdapat beberapa pewawancara, minta mereka menyiapkan catatan terlebih dahulu agar diskusi tidak hanya mengikuti pendapat orang pertama.
Hubungkan hasil dengan tahap berikutnya
Pada Rekrud, jadwal online atau tatap muka dapat dikelola setelah kandidat mencapai tahap yang sesuai. Gunakan hasil psikotes sebagai bahan pertanyaan lanjutan, bukan naskah kesimpulan. Setelah wawancara, bahas bukti yang masih kurang dan tentukan apakah perlu tes keterampilan. Perbarui status agar kandidat mengetahui perkembangan prosesnya.
Contoh penerapan di perusahaan
Untuk mendalami penyelesaian keluhan pelanggan, siapkan satu pertanyaan pengalaman yang digunakan pada kandidat di posisi serupa. Tanyakan situasi yang dihadapi, tindakan pribadi kandidat, dan hasil yang dapat dijelaskan. Catat bagian yang konkret sebelum memberi penilaian. Jika kandidat belum memiliki pengalaman kerja yang sama, tim dapat memakai situasi hipotetis yang sesuai, dengan acuan pembahasan yang sudah disepakati. Perbedaan konteks tersebut perlu dicatat saat meninjau hasil.
Checklist untuk tim Anda
- Pertanyaan inti dan acuan penilaian disiapkan.
- Catatan berisi contoh bukti.
- Hasil ditinjau bersama data lamaran dan tes.
Bacaan lanjutan
OPM — Structured Interviews ↗Sesuaikan pembahasan dengan konteks pekerjaan dan kebutuhan perusahaan Anda.
Terapkan alurnya di Rekrud
Pelajari software rekrutmen untuk melihat kaitannya dengan proses perusahaan. Anda juga dapat berkonsultasi dengan pengelola sebelum mulai menggunakan aplikasi.

